Khodam Ilmu, Pusaka, Mustika, Rajah, Azimat dan Dampaknya Dalam Kehidupan

Hidup penuh dengan misteri, kadang sesuatu yang kita sukai belum tentu baik untuk kita dan kadang sesuatu yang kita benci malah manfaat bagi kita, bijaksanalah dalam menilai sesuatu dan minta petunjuk TUHAN.


Hari menjelang magrib kami mendapat telpon dari seberang, assalamualaikum A, “wa alaikum , dengan siapa dan ada yang bisa saya bantu ?, “ dengan B ( Nama Samaran ) iya A saya minta tolong A untuk ruwatan kerabat saya, kerabat saya ini minta di ruqyah ( ruwatan ) karena tiap hari dia seperti ada yang mengawasi dan dalam hatinya selalu ada yang membisiki untuk mengerjakan sesuatu yang bertentangan dengan nuraninya dan dia sulit menolak untuk tidak melakukannya, badannya terasa berat hidupnya selalu di hantui perasaan was-was dan keglisahan sehingga mengganggu kesehatannya, aktivitas dan pekerjaannya”.

Baiklah kami bantu, semoga ada jalan, tolong kirim data dirinya dan foto, jawab kami “. Tapi A,.. bagaimana kalau A datang langsung ketempat kami sekalian untuk mendeteksi rumahnya, kami lebih mantap kalau A datang langsung “. Baiklah nanti kami atur jadwal dulu, tolong sebelumnya kirim data dirinya dan alamat dan foto rumahnya, nanti kalau sudah siap kami kabari “, baik A jawab pak B.

Pada hari yang telah ditentukan kami datang kerumah tempat tinggal kerabat pak B yaitu pak C ( Samaran ), pertama kali saya melihat pak C pandagannya kosong dan wajahnya datar, semangat hidupnya seolah-seolah telah hilang dan jiwanya seperti di kuasai oleh kekuatan lain, silahkan masuk A, pak C mempersilahkan kami masuk, terima kasih jawab kami. “Tolong kamiA , kepala saya terasa berat dan sering bingung, badan terasa lemas seperti ada yang menempel dan menekan di pundak kami “.

kami bantu semampu kami, apakah pernah diperiksakan ke dokter ? saya bertanya kepada pak C, sudah A, menurut diagnosa dokter saya kecapekan saja, tapi saya merasa ada yang aneh dalam tubuh saya A, tolong saya A.

baiklah kami bantu semampu kami semoga ada jalan, langsung saja pak, tolong pak C dzikir atau baca sholawat dalam hati atau silahkan berdoa sesuai dengan keyakinan bapak

Maaf pak C, nanti apapun yang kami lakukan tetap dzikir dalam hati jangan berhenti ( berdoa dalam hati), baik lah kita mulai “ kami membaca beberapa amalan tertentu, dengan mata batin kami melihat ada makluk dalam tubuh dan pundak sebelah kiri pak C, kami mencoba komunikasi dengan makluk yang ada dalam tubuhnya pakC  “ sebaiknya kalian keluar dari tubuh pak budi atau kami keluarkan dengan paksa “baiklah kami keluar kata makluk yang ada di dalam tubuh pak budi “

Kami “ siapa kamu dan kenapa mengganggu pak C “ ?
“ kami adalah bangsa jin dan kami dikirim seseorang untuk menghancurkan kehidupan pak budi, jawab mereka “.

Siapa nama kamu dan dari mana...... ? saya nyi kencit dari pesisir utara, jawabnya.

Kami : teman kalian sebenarnya ada berapa dalam tubuh pak C ?

Nyi kencit : hanya tiga dengan saya, kami ini hanya kami diutus untuk seseorang dari..........

( jangan langsung percaya dengan bangsa jin-jin fasiq, mereka banyak tipu dayanya dan sering mengadu domba dengan mengaku-ngaku kiriman seseorang dari......... dalam hal ini harus bijaksana, kami ada cara khusus untuk menangani mereka, kami melihat nyi kencit dalam wujud perempuan tua pakian hitam, wajah kalem dan mempesona, dari bau dan gerak-gerik mereka kami tahu dia hanya menyamar saja ( menjelma menjadi wanita tua ), dalam hal ini banyak sekali jin-jin fasiq yang menjelma dan ngaku-ngaku wali, tokoh-tokoh tertentu, dll. Mereka bisa di bedakan dari bau dan gerak geriknya, dalam ini perlu hati-hati dan waspada agar tidak tertipu, ADA AMALAN TERTENTU UNTUK MEMBUKA PENYAMARAN MEREKA )

Kami : kami tahu kamu ini hanya menjelma dan menyamar, perlihatkan wujud yang sesungguhnya pertama kali kamu di lahirkan.

Tiba-tiba nyi kencit berubah menjadi sosok wanita yang menyeramkan, wajahnya hitam dan kasar, mata melotot dan rambut acak-acakan, ada taring dan tersenyum sinis.

( perlu kami terangkan disini : secara hukum kita belum bisa ( tidak mampu ) MELIHAT bentuk dan wujud asli mereka (jin), mereka diciptakan dari jilatan api yang sangat panas, hanya orang dikehendaki TUHAN yang bisa melihat wujud asli mereka, MATA BATIN hanya bisa mendeteksi bentuk dan wujud lain dari mereka ( JIN ) yaitu wujud ketika mereka pertama kali dilahirkan, contoh ketika jin pertama kali di lahirkan dalam wujud seperti manusia tampan atau berwujud genderwo maka wujud yang bisa kita lihat dengan MATA BATIN yaitu seperti manusia yang tampan atau gendurwo.

yang kedua MATA BATIN bisa mendeteksi wujud penyamaran mereka selain wujud pertama kali MEREKA dilahirkan , mungkin seperti wanita cantik, pocong, kuntilanak, dll .

biasanya bangsa jin memunyai beberapa nama yaitu : nama dari lahir ( nama asli ), nama julukan dan nama samaran, jarang bangsa jin mau menunjukan nama asli mereka, kecuali kalau kita bisa menyelami dunia mereka dan memberi kepercayaan kepada mereka

kami “ kamu telah menampakan wujud pertama kali dilahirkan, sekarang kita bicara baik-baik dan tolong jawab dengan jujur sebenarnya kalian ada maksud apa mengganggu kehidupan pak budi

nyi kenyit “ aku akan menjawab dengan jujur bila kamu bisa mengalahkan dan menaklukan kami, kami akan menjajal ilmu kalian “

kami “ kami tidak ingin ada permusuhan di antara kita, karena kami anggap itu tidak ada gunanya, tidak ada yang istimewa dari kami semua adalah karunia dan pertolongan TUHAN, sebaiknya kita bicara baik-baik.

Nyi kenyit “ kamu sebenarnya siapa ?

Kami “ di alam gaib saya lebih di kenal dengan Aa/Ki Alit Prayoga


( sebisa mungkin kami menghindari bentrok dengan bangsa gaib, selama masih bisa di ajak berunding dan kerja sama, maka kami menghormati sikap mereka, Nyi kenyit mulai menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi )

Nyi kenyit “ Didalam tubuh pak C ada kekuatan seperti lingkaran hitam pusaran air yang terus berputar, lingkaran energi itu seperti menyedot dan menarik perhatian kami, akhirnya kami masuk kedalam tubuh pak budi melalui lingkaran energi itu, setelah masuk kami mengendalikan pikiran dan raganya pak C

Kami “ bagaimana bisa terjadi seperti itu (ada pusaran energi dalam tubuh pak C ) ?

Nyi kenyit “ pak C pernah mengamalkan ilmu tertentu tapi tidak di teruskan ( putus di tengah jalan ) dan ada juga ilmu yang di pelajari pak C yang tidak cocok dengan ALAM BATINIAHNYA sehingga energi keilmuan yang ada dalam diri pak C tidak beraturan dan tidak selaras dengan jiwa dan raganya, energi keilmuan yang tidak beraturan itu menyerupai lingkaran hitam dan berputar dan menarik perhatian bangsa kami ( jin ) sehingga mudah bagi kami untuk merasukinya dan menetap dalam tubuh pak C, mengendalikan pikiran dan dan raga pak C ( pak C selalu bingung, badannya berat, dll )

Kami bertanya kepada pak C “ ilmu apa yang bapak pelajari “

Pak C “ ilmu asmak.........dan ilmu......., dll

Kami “ apakah guru yang mengajarkan ilmu itu sudah mengecek energi batiniah anda sebelumnya dan apakah ilmu yang diajarkan cocok dengan keadaan batiniah bapak “

Pak C “ maksudnya gimana A “ ?

Kami “ sebelum belajar ilmu batin seorang guru paling tidak mengecek alam batniah calon muridnya yaitu auranya, mental, khodam yang mendampingi ( kalau ada ), energi negatif dalam dirinya, energi ilmu yang dimiliki sebelumnya.

Pak C “ kami hanya di beri modul amalan dan air asmak “

( kami jelaskan disini, setiap ilmu batin biasanya memunyai energi atau khodam tertentu, dan tidak semua ilmu batin energi / khodamnya cocok ( SELARAS ) dengan alam batiniah seseorang.

ILMU YANG TIDAK COCOK ( TIDAK SELARAS ) biasanya dipengaruhi dari ENERGI / KHODAM ILMU YANG YANG DIMILIKI SESEORANG SEBELUMYA ATAU KEADAAN MENTAL SESEORANG, sebagai contoh si A sebelumnya sudah belajar ilmu batin asmak......dll, lain waktu si A berguru dengan si C, ilmu yang di ajarkan oleh si C belum tentu selaras dengan dengan ilmu si A yang di pelajari sebelumnya yaitu asmak....., untuk itu seorang guru harus mengecek dulu alam batiniah calon muridnya, apakah ilmu yang di ajarkan bisa selaras dengan alam batiniah calon muridnya, bila tidak selaras maka perlu di selaraskan dulu, ada cara khusus untuk menyelaraskan alam batiniah seseorang dengan ilmu yang akan di pelajari.

Bila ilmu yang di pelajari tidak selaras dengan alam batiniah seseorang maka yang terjadi seperti yang dialami pak C, energi keilmuannya tidak beraturan dalam diri pak C sehingga memengaruhi jwa dan raganya MEMBENTUK PUSARAN ENERGI HITAM ( seperti yang di jelaskan diatas )

Kami “ apa untung nya bagi kalian mengganngu pak C “

Nyi kenyit “ bangsa seperti kami memang sering mengganggu manusia dan ingin menyengsarakan manusia, apalagi ada kesempatan untuk merasuki tubuhnya “

Kami “ saya melihat aura rumah pak C ini gelap seperti ada yang menutupi “ apakah anak buah kamu yang telah menutupi auranya” ?

Nyi kenyit “ bukan anak buah kami, tempat ini dulunya adalah tempat perjudian dan pelacuran, sehingga menarik bangsa seperti kami untuk singgah dan menetap di rumah ini” itu yang membuat aura rumah ini menjadi gelap.

Kami “ apa bangsa gaib ( yang menetap dirumah ini ) mengganggu ?

Nyi kenyit “ benar, mereka mengganggu keluarga pak C secara mental dan pikiran sehingga banyak masalah dirumah ini “

Kami “ sebaiknya nyi kenyit pergi dari sini dan kembalilah ke alam kalian masing-masing jangan mengganggu lagi “

Nyi kenyit “ baik kami pergi, tapi saya ingin memberi tahu ki Alit Prayoga di rumah ini ada mustika, pusaka, jimat yang khodamnya juga ikut mengganngu pak C dan keluarganya karena mereka tidak dirawat dan sebagian ada yang tidak cocok dengan pak C “

Kami “ apa kalian tidak bohong “

Nyi kenyit “ saya tidak berani berbohong dengan ki Alit Prayoga, kalau kami berbohong pasti ki Alitr akan mencari kami kembali setelah kami pergi, kami tidak mau itu terjadi, silahkan tanya pak C langsung dan satu lagi sebelum kami pergi energi keilmuan pak Ci di selaraskan dan pusaran energi hitam dalam tubuh pak C di tutup, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi ( ada makluk lain yang akan merasuki tubuhnya pak C lagi )

Kami bertanya kepada pak C

Kami “ apakah bapak menyimpan benda mustika, pusaka, jimat/rajah “

Pak C “ benar A, banyak yang kami simpan sekitar ada 50 buah berupa mustika, pusaka dan jimat “

Kami “ tolong keluarkan semua, pak saya ingin mengecek khodamnya “

( Pak C mengeluarkan semua benda mustika yang di milikinya, ada keris, kulit macan, batu mustika, jimat asmak, ada yang seperti pasir putih, tasbih, dll. yang menarik perhatian kami mustika yang seperti pasir putih, kami ambil dan kami deteksi khodamnya, ternyata khodamnya adalah siluman buaya putih bernama...... ( kami tidak bisa menyebutnya disini ) kami bertanya kepada siluman buaya putih )

Kami “ menurut keterangan nyi kenyit, kalian mengganggu pak budi dan keluarganya, apa betul demekian “ ?

Siluman buaya “ benar apa yang dikatakan nyi kenyit “ kami mengganggu karena kami tidak dirawat dan di biarkan begitu saja, seharusnya pak C yang memiliki mustika merawat kami sebagai tanggung jawabnya, kami mengganggu pak C sebagai wujud teguran kepada pak C untuk merawat kami “

Kami “ bagaimana cara merawat kamu dan bagaimana seandainya pak C tidak sanggup merawat kalian “

Siluman buaya “ diantara kami memunyai tata cara sendiri untuk merawatnya, saya sendiri dengan........, bila pak C tidak sanggup merawat kami lebih baik di kembalikan orang yang pertama kali memilikinya dan sanggup merawat kami atau kami dikembalikan ke alam kami “

Saya mengambil kulit harimau yang berasmak saya deteksi khodamnya ternyata khodam siluman harimau loreng bernama.......

Siluman harimau : assalamuaikum ........

Kami : wa alaikum salam, tolong bisa keluar sebentar dari tempat sampean, kami ingin bicara sebentar.

Siluman harimau tahu-tahu sudah ada di hadapan kami

Kami” terimakasih, sudah mau keluar, kami ingin bertanya apa sampean disini merasa di perhatikan ( di rawat )

Siluman harimau “ sebenarnya saya tidak cocok dengan sifat dan karakter pak Ci, pak C selalu mengandalkan bangsa seperti kami seolah-olah kami bisa mengabulkan semua permohonan pak C, kami hanya makluk kekuatan kami terbatas, yang saya takutkan nanti pak C berpaling kepada TUHAN karena selalu mengandalkan bangsa kami, sebenarnya saya juga mengganggu pak C sebagai teguran saja, bukan karena saya ingin di rawat dan diperhatiakn, tapi semata-mata saya ingin mengingatkan pak C agar pak C bersandar sepenuhnya kepada TUHAN, sedangkan bangsa seperti kami hanya bisa membantunya sesuai dengan kemampuan kami.

Kami “ kenapa kamu membiarkan pak C ketika di ganggu nyi kenyit, bukannya membantu “

Siluman harimau “ saya sudah jelaskan di atas, itu sebagai teguran kepada pak C, agar pak C mencari tahu sebab dari segala permasalahnnya dan menjadi pelajaran untuk perjalanan hidupnya selanjutnya agar lebih hati-hati “

Kami “ baiklah kalu begitu, bagaimana kalau kalian semua di kembalikan ke alamnya masing-masing, nanti semua akan saya sampaikan kepada pak C tentang semua ini “

( kami jelaskan disini “ bila mengambil benda mustika, jimat atau pusaka bila ada khodamnya pastikan anda tahu asal usul khodamnya ( nama, umur, amalan kunci, dll ) dan tahu cara merawatnya, yang kedua tidak boleh selalu mengandalkan sepenuhnya pada khodam, tetap berdoa kepada TUHAN )

DENGAN RITUAL DAN AMALAN KHUSUS KAMI RUWAT PAK C, KELURGANYA DAN RUMAHNYA, DAN KAMI KEMBALIKAN KHODAM KE ALAMNYA MASING-MASING, SEMOGA KEJADIAN YANG DI ALAMI PAK C BISA MENJADI PELAJARAN BAGI KITA SEMUA, SALAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar